“Pertimbangannya sudah tentu karena biaya hidup sekarang berat, apalagi ditambah kenaikan harga BBM beberapa waktu lalu,” kata Rosyid dikutip dari Tribunjateng.com, Sabtu (12/11/2022).
Selain itu alasan mengapa KSPSI meminta kenaikan UMK yaitu melihat kondisi ekonomi yang makin membaik setelah pandemi Covid yang terjadi dua tahun lalu.
Baca juga: Pendidikan Rendah Pengaruhi Softskill Para Pemuda Tegal
Rosyid juga meminta agar pemerintah dapat mengawasi implementasi penerapan UMK setelah penetapan di lapangan. Hal ini dikarenakan masih banyak ditemui perusahaan yang belum benar-benar mengimplementasikan kebijakan yang telah ditetapkan sebelumnya.
“Kami berharap pemerintah bisa mendorong pengusaha untuk berpihak kepada buruh, supaya ada hubungan baik antara buruh dan pengusaha untuk kesejahteraan bersama,” harapnya.
Dapatkan berita dan informasi lengkap lainnya dengan cara klik http://hariannetwork.com













